Rabu, 15 Juni 2016

DIJUAL LAPTOP

Dijual Laptop Axio.





HARGA LAPTOP AXIO Rp.2 JUTA BISA NEGO.

DIJUAL MOTOR

Dijual 3 Motor bebek yang masih bagus.




  1. HARGA MOTOR SUPRA FIT Rp.9.000.000.
  2. HARGA MOTOR FIT X Rp.10.000.000
      3.HARGA MOTOR BLADE Rp.11.000.000

Ada yang berminat silahkan komentar.

DIJUAL SEPATU

Dijual sepatu kulit asli .





HARGA Rp.100.000 Ribu Rupiah

Kamis, 09 Juni 2016

Daftar Isi

 

 

 



BAB. I

PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang

            Saat ini, dunia tengah menghadapi era baru yang ditandai dengan kecenderungan globalisasi. Ada beberapa faktor yang menjadi pendorong terjadinya globaisasi, yaitu market drivers, cost drivers, government drivers, dan competitive drivers. Selain itu masih ada faktor lain yang menjadi pendorong terjadinya globalisasi, diantaranya revolusi dalam teknologi informasi dan komunikasi, globalisasi pasar-pasar finansial, dan penyempurnaan dalam bisnis travel. Pemasaran global adalah kegiatan pemasaran oleh perusahaan (global) yang mempunyai bisnis (global) dengan strategi pemasaran, pasar, maupun produk yang sama di berbagai negara.
Sekarang ini, pemasaran global sudah meluas ke seluruh negara. Banyak barang atau produk luar negeri yang dijual dipasaran. Dilain pihak, dengan adanya pemasaran global ini banyak negara yang merasa diuntungkan tetapi ada beberapa negara pula yang merasa dirugikan. Diuntungkan dalam hal ini adalah mendapatkan penghasilan tambahan sebagai devisa negara. Suatu negara yang tidak dapat mengimbangi adanya globalisasi ini akan berakibat minus dalam berbagai bidang.
B. Tujuan
  Tujuan pembuatan makalah ini adalah menambah pengetahuan kita mengenai pemasaran global, sehingga kita tidak hanya sekedar membacanya, tetapi bisa kita implementasikan dalam dunia bisnis yang akan kita rintis. Selain itu juga, tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk melengkapi nilai tugas dalam mata kuliah Pemasaran Internasional
C. Rumusan Masalah
- Dinamika Kultur Budaya dalam Pemasaran Global,
- Perubahan Kultural
- Dampak Kultural Dalam Perdagangan
- Budaya Dalam Prosses Negoisasi    

ASPEK PEMASARAN SKB

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dimasa lalu sebelum ilmu pemasaran berkembang dan dikenal secara luas seperti sekarang ini, setiap perusahaan berusaha untuk terlebih dahulu berproduksi sebanyak-banyaknya, baru kemudian berusaha untuk menjual kembali. Dalm kondisi seperti ini mereka tidak peduli dengan kondisi permintaan yang ada, sehingga banyak diantara produsen mengalami kegagalan dan bahkan terus merugi, akibat jumlah produksi tidak sesuai dengan jumlah permintaan. Pada zaman sekarang ini, dimana tingkat persaingan yang demikan ketat, pola seperti diatas sudah lama ditinggalkan. Banyak produsen sebelum barangnya diproduksi terlebih dahulu melakukan riset pasar dengan berbagai cara, misalnya dengan test pasar melalui pemasaran iklan. Tujuan lain adalah untuk melihat kondisi permintaan yang ada sekarang ini terhadap produk yang akan diproduksi. Begitu pentingnya peranan pemasaran dalam menentukan kelanjutan usaha suatu perusahaan, sehingga banyak diantara perusahaan dalam manajemennya menempatkan posisi pemasaran paling depan. Seorang pemasar harus selalu tahu lebih dahulu pasar yang akan di masukannya seperti:
1.                       Ada tidak pasarnya,
2.                       Seberapa besarnya pasar yang ada,
3.                       Potensi pasar,
4.                       Tingkat persaingan yang ada, termasuk besarnya market share yang akan direbut dan market share    pesaing.

Rabu, 08 Juni 2016

KOMUNIKASI PEMASARAN GLOBAL

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
            Persoalan komunikasi menjadi sesuatu yang penting dio dalam pemasaran, apalagi menyangkur komunikasi antar kelom[pok pelanggan yang memiliki latar belakang Negara, budaya, perekonomian dan kondisi yang berbeda. Apa yang disampaikan dan bagaimana menyampaikan suatu pesan tidaklah sama efektifitasnya pada setiap pasar sasaran di pasar global
            Dalam pasar global, suatu perusahaan memang harus berhati-hati dalam memainkan perannya. Terfokus kepada market share sebagai indikator kesuksesan, perusahaan-perusahaan mulai berpikir kembali untuk mengubah strategi bisnisnya agar terukur dan terarah. Dan ternyata Integrated Marketing Communication-lah strategi yang banyak dipilih. Permintaan IMC pada tahun 2000an meningkat 5 kali lipat dari tahun 1980an.
            Menurut Don E.Schultz, Stanley Tannenbaum dan Robert Lauterborn dalam buku mereka Integrated Marketing Comunication(1994-46) memandang komunikasi pemasaran sebagai kontinum dari mulai tahap perancangan (design) produk, Distribusi, sampai ke kegiatan promosi (melalui iklan, pemasaran langsung dan special Eventge) dan tahap pembelian dan penggunaan di kalangan konsumen.
            Memiliki daya saing yang tinggi, kini, bukan lagi sekedar kebutuhan, melainkan suatu keharusan. Karena, tanpa daya saing yang tinggi, mustahil suatu bisnis dapat bertahan, apalagi memenangkan persaingan. Tuntutannya menjadi sangat strategis, terutama bila eksistensi bukan merupakan pilihan yang diambil, tetapi memenangkan persaingan yang justru diharapkan untuk dicapai.
            Untuk mencapai tujuan itu, semakin banyak perusahaan yang memutuskan untuk menerapkan TI secara lebih komprehensif, sehingga baik layanan pelanggan maupun proses bisnisnya sepenuhnya dengan mengandalkan TI. Penerapan TI secara luas, tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan bisnis, melainkan lebih dari itu untuk mendukung pembuatan keputusan manajemen, yang memungkinkan mengambil keputusan-keputusan bisnis strategis. Berdasarkan pada hal tersebut, maka disusunlah makalah ini untuk memberikan penjelasan  tentang komunikasi dalam pemasaran global.